Kenapa Atlet Menggigit Medali – Bagi penyuka acara olahraga, pasti sudah tidak asing lagi dengan pose atlet menggigit medali di podium. Kebiasaan memamerkan medali setelah memenangkan kompetisi tampak tidak biasa bagi kita, bukan?
Tidak asal gigit, rupanya ada alasan di baliknya yang cukup menarik hingga bertahan sampai saat ini lho.

Fakta Unik tentang Kenapa Atlet Menggigit Medali
-
Mengecek Keaslian Emas
Asal-usul paling awal sebenarnya adalah dari para penambang maupun pedagang dan kolektor emas yang mengecek keasliannya dengan cara menggigit emas. Tahukah Anda kalau emas murni termasuk dalam jenis logam yang cukup lunak dan bukan keras. Jadi kalau Anda menggigitnya, akan ada bekas gigitan kecil di bagian permukaan jika melihat dengan jeli.
Namun tidak demikian dengan logam lain yang lebih keras, karena saat Anda menggigitnya permukaan tidak akan berubah bentuk. Kebiasaan tersebut kemudian menjadi sebuah tradisi yang terus bertahan bahkan dalam budaya populer dan ikut masuk ke dalam dunia olahraga.
-
Atlet Bukan Menguji Apakah Medali Terbuat dari Emas
Jadi dengan asal-usul tadi, artinya atlet menggigit medali untuk memastikan terbuat dari emas asli atau bukan? Rupanya tidak demikian, atlet zaman sekarang berpose menggigit medali bukan untuk menguji walau medali sudah jelas asli.
Medali emas pada acara Olimpiade modern bukan berasal dari emas murni sepenuhnya dan hal ini sudah berlaku sejak tahun 1912. Walau bukan terbuat dari emas solid melainkan dari bahan perak sebagian besar yang ada campuran emas sedikit, medali tetap resmi.
-
Melakukan Permintaan Fotografer
Seiring berkembangnya zaman, kebiasaan menggigit medali bukan lagi soal mengetes keaslian emas, melainkan melakukan apa yang diminta fotografer. Di era modern ini, para atlet Olimpiade dari dulu sampai sekarang terus-menerus melakukan hal sama karena fotografer menyukai hal tersebut.
Ini jadi alasan terbesar kenapa atlet menggigit medali saat foto karena dianggap bagus oleh para fotografer daripada pose biasa. Selain posenya ikonik, medali pun terlihat jelas saat difoto begitu juga dengan ekspresi atlet sehingga membuat keseluruhan hasil pemotretan lebih dramatis.
-
Berkembang Menjadi Tren
Berawal dari aktivitas menguji keaslian emas, lalu menggigit medali pun menjadi hal yang berkembang menjadi sebuah tren dan kemudian tradisi. Puluhan tahun pose para atlet seperti ini terus muncul di media yang kemudian dari tren menjadi sebuah tradisi.
Awalnya mungkin pose ini dianggap keren oleh sebagian atlet muda yang tumbuh melihat foto-foto legenda olahraga dan mereka pun mengikutinya. Pada akhirnya, pose menggigit medali dianggap sebagai tanda menunjukkan kemenangan daripada menguji keaslian emas pada benda tersebut.
-
Membuat Momen Kemenangan Lebih Emosional
Mengapa atlet terbiasa menggigit medali juga biasanya karena adanya faktor psikologis. Demi meraih medali, banyak atlet berjuang mati-matian dengan latihan keras selama belasan tahun hingga seumur hidup. Maka ketika berhasil memenangkan kompetisi dan memperoleh medali, mereka ingin tampil beda saat difoto, salah satunya melalui pose ikonik ini.
Di balik pose menggigit medali, terdapat berbagai perasaan seperti:
- Menikmati euforia kemenangan
- Rasa bangga terhadap diri sendiri
- Ketidakpercayaan
- Kebahagiaan
Jadi tidak heran kalau atlet memasang ekspresi berharga ketika menggigit medali, ada yang sambil bersorak dan ada pula yang menangis.
-
Demi Terlihat Keren dan Momen Makin Berkesan
Tradisi menggigit medali berasal dari emas, tapi mungkin Anda sering melihat juara perak dan perunggu ikut menggunakan pose yang sama. Karena bukan lagi menguji keaslian emas dan lebih kepada pose kemenangan, maka siapapun juaranya dapat melakukan pose tersebut. Sesi foto menjadi lebih keren dan momen kemenangan pun terasa makin berkesan.

Alasan Medali Jadi Pencapaian Lebih Berharga daripada Uang bagi Atlet
-
Nama Atlet Tercatat dalam Sejarah
Banyak atlet menganggap peraihan medali jauh lebih bernilai daripada hadiah uang karena uang hanya untuk dikenang sementara waktu. Dalam beberapa tahun saja, hadiah tersebut dijamin sudah habis, tapi berbeda dengan memperoleh medali. Benda ini bukan sekadar cinderamata, melainkan simbol keabadian nama atlet dalam sejarah olahraga.
Makna di balik kenapa atlet menggigit medali pun serupa, ini karena atlet juara peraih medali sering tercatat dalam sejarah. Saat Olimpiade puluhan/ratusan tahun lalu jadi bahan pembicaraan, otomatis penerima medali ikut diingat. Jadi bisa disimpulkan bahwa medali merupakan benda logam luar biasa yang akan melekat pada nama atlet sepanjang hidup mereka.
-
Bukti Nyata Prestasi yang Diakui Dunia
Para atlet menganggap medali bukan sekadar benda logam yang nantinya bisa disimpan atau dipajang. Medali merupakan simbol resmi bahwa seorang atlet sukses mencapai hasil dan posisi terbaik di bidangnya dan diakui dunia.
Berbeda dari uang yang bisa cepat habis kalau terus-menerus digunakan, medali jauh lebih prestisius. Seperti halnya ajang Olimpiade di mana IOC hanya menawarkan medali tanpa uang sebagai hadiah, namun atlet seluruh dunia tetap tertarik. Seluruh atlet bersemangat berpartisipasi karena menargetkan peroleh medali yang jadi bukti nyata prestasi mereka.
-
Peluang Karier Terbuka Lebih Lebar
Bukan hadiah uang yang selama ini dianggap besar, melainkan medali yang bisa membuka peluang karier lebih besar bagi atlet. Ironis memang karena siapa pun yang berhasil mendapat medali menganggap ini jauh bermanfaat secara finansial.
Setelah memenangkan kejuaraan, ada kelanjutan karir yang lebih luar biasa menanti para atlet peraih medali, di antaranya:
- Undangan sebagai pelatih maupun pembicara di berbagai lembaga dan event olahraga
- Bonus dari pemerintah
- Peluan dan tawaran menjadi brand ambassador
- Kontrak sponsor
- Tawaran beragam pekerjaan
Medali yang diperoleh otomatis memperkenalkan nama dan reputasi mereka kepada dunia. Hal ini menjadi keuntungan finansial jangka panjang yang lebih besar dan berharga daripada hadiah uang di awal.
-
Kebanggaan Nasional
Mengapa hadiah medali lebih berharga sama seperti jawaban kenapa atlet menggigit medali menjadi tradisi, karena benda ini memberi kebanggaan nasional. Meraih medali internasional karena menang Olimpiade dipandang sebagai kehormatan nasional.
Atlet bukan hanya mewakili dirinya sendiri saat mengikuti ajang olahraga besar tersebut, tapi juga negaranya. Selain menjadi kebanggaan nasional, peraih medali akan dikenal maupun dikenang namanya oleh dunia, dianggap sebagai pengharum nama bangsa.
-
Sumber Inspirasi
Para atlet peraih medali tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan negaranya, tapi juga dapat menjadi sumber inspirasi banyak orang. Atlet-atlet muda dulunya ingin memulai karier mereka karena melihat atlet peraih medali dalam bidang yang sama di negaranya.
Kisah perjuangan dan kemenangan banyak atlet menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi atlet muda untuk meraih keberhasilan dalam olahraga yang sama. Jika pengaruhnya sebesar ini, tentu saja hadiah uang tidak dapat menyamainya.

Terungkap sudah sejarah dan fakta kenapa atlet menggigit medali jadi pose sederhana yang bertahan sampai sekarang. Jika ingin menciptakan pengalaman serupa dalam event yang Anda akan adakan, pesan medali berkualitas tinggi di Medalion agar lebih berkesan. Kontak langsung di hi@medalion.co.id atau 0878-1651-8000 untuk medali custom desain eksklusif.









